Tugas mandiri 09 (E17) Rehan Pratama Siregar

 ---


IV. Kriteria Penilaian Tugas


Pada tugas analisis hukum ini, terdapat tiga aspek utama yang akan menjadi dasar penilaian. Setiap aspek memiliki bobot berbeda sesuai dengan tingkat kontribusinya terhadap kualitas akhir laporan. Berikut penjelasannya:



---


1. Ketajaman Analisis Hukum (45%)


Aspek ini merupakan komponen dengan bobot tertinggi karena mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam memahami dan mengolah isu hukum secara komprehensif. Penilaian mencakup:


Ketepatan dalam mengidentifikasi inti masalah dari kasus yang diamati.


Kejelian memilih dasar hukum yang relevan, termasuk pasal dalam UUD 1945, undang-undang sektoral, serta putusan lembaga peradilan jika diperlukan.


Kualitas opini kritis yang disampaikan, apakah mampu memberikan perspektif baru, argumentatif, dan berbasis prinsip hukum yang benar.


Kedalaman analisis dalam menghubungkan norma hukum dengan praktik ketatanegaraan yang terjadi.



Semakin analitis, logis, dan berlandaskan norma hukum, semakin tinggi nilai yang diberikan.



---


2. Kelengkapan dan Akurasi Data (30%)


Aspek ini menilai ketelitian mahasiswa dalam menyajikan informasi dan fakta yang relevan. Kriteria penilaiannya meliputi:


Ketepatan data dan kesesuaian fakta dengan sumber berita atau dokumen resmi.


Kejelasan alur penyajian kasus, mulai dari latar belakang hingga implikasi hukumnya.


Pemenuhan jumlah kasus yang ditugaskan, yaitu minimal tiga kasus.


Konsistensi dalam menghubungkan data dengan analisis hukum yang diberikan.



Data yang akurat, runtut, dan tidak menimbulkan ambiguitas akan meningkatkan kualitas laporan secara keseluruhan.



---


3. Format dan Kebahasaan (25%)


Aspek terakhir menilai kualitas penyajian laporan dalam bentuk:


Kepatuhan terhadap struktur penulisan tugas yang telah ditentukan dosen.


Kerapian tata tulis, seperti penggunaan heading, paragraf, serta penomoran.


Konsistensi penggunaan bahasa Indonesia baku sesuai kaidah EYD (PUEBI).


Ketepatan istilah hukum sehingga tidak menimbulkan kekeliruan pemahaman.



Laporan yang rapi, sistematis, dan menggunakan bahasa ilmiah yang mudah dipahami akan memperoleh nilai optimal dalam aspek ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Terstruktur 01 : Rehan Pratama Siregar E17

Tugas Mandiri : Rehan Pratama Siregar E17

TUGAS (Rehan Pratama Siregar E17)